DUA ANAK SD JADI KORBAN PENCABULAN DI MOBIL JEMPUTAN SEKOLAH

BeritaHebohIndo – DUA ANAK SD JADI KORBAN PENCABULAN DI MOBIL JEMPUTAN SEKOLAH, Kakek tiga cucu, Rachmat ditangkap kepolisian Polresta Depok. Rachmat ketahuan mencabuli dua anak sekolah dasar (SD) berusia 5 dan 7 tahun warga Depok, yang biasa dia antar jemput ke sekolah menggunakan mobil. Ironisnya pencabulan telah dilakukan 6 kali oleh Rachmat terhadap dua anak SD tersebut.

“Pencabulan dilakukan pelaku, di dalam mobil yang dipakai korban dan saat pulang sekolah,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana, Selasa. Menurutnya pelaku mengiming-imingi korban dengan permen dan makanan. “Sampai saat ini korbannya dua orang, anak usia lima dan tujuh tahun. Kami masih dalami untuk kemungkinan ada korban lainnya,” kata Putu.

Kasus ini kata Putu terungkap dari kecurigaan orang tua korban atas gerak-gerik anaknya. Saat ditanya lebih jauh sang anak cerita atas apa yang telah dialami. “Ortu korban akhirnya melaporkannya ke kami,” kata Putu. Saat ini kata Putu, secara psikologis korban masih trauma dan belum diperiksa lebih dalam. Pelaku katanya akan dijerat Pasal 83 UU No 35 tahun 2014 tentang Pencabulan Anak Dibawah Umur.

“Yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” katanya. Menurut Putu, pelaku sudah mengakui semua perbuatannya. “Ia mengaku khilaf,” kata Putu.

Kasus ini terungkap dari kecurigaan orang tua korban. Dari gerak gerik korban dilihat berbeda sehingga orang tua menanyakan pada anaknya. Dari situlah anak cerita apa yang telah dialaminya. Pihaknya masih mendalami keterangan korban. Karena secara psikologis korban masih belum mau cerita banyak pada penyidik.

Pelaku hingga kini masih diperiksa Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok. Pelaku dijerat Pasal 83 UU No 35 tahun 2014 tentang Pencabulan Anak Dibawah Umur. “Ancaman di atas lima tahun,” katanya. Sementara itu pelaku Rachmad alias Abah mengaku sudah enam kali berbuat cabul. Dia mengaku khilaf. Tindakan itu dilakukan usai pulang sekolah dalam mobil. “Pas pulang sekolah dilakuinnya, sudah enam kali,” kata Abah.

Kasus pencabulan ini berawal saat korban pulang sekolah dan naik angkot tersangka di bagian depan. Namun, saat penumpang angkot telah sepi, tersangka langsung melancarkan aksi bejatnya. Korban yang ketakutan nekat melompat ke luar angkot dan langsung melapor kepada orangtuanya. Pelaku sendiri mengakui perbuatannya akibat terdorong nafsu. Untuk mempertanggungjawabkan pencabulan tersebut tersangka kini ditahan di Mapolsek Sukmajaya guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

DUA ANAK SD JADI KORBAN PENCABULAN DI MOBIL JEMPUTAN SEKOLAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *